contoh kalimat darius ii
- It does seem that Darius II was quite dependent on his wife Parysatis.
Rupanya Darius II sangat bergantung kepada istrinya, Parysatis. - 423????? Darius II issues decree to commence
?423 Darius II menerbitkan perintah untuk meneruskan pembangunan - She was the half-sister of Xerxes II, Sogdianus, and Darius II.
Ia adalah saudari tiri Ahasyweros II dari Persia, Sogdianus dari Persia, dan Darius II. - In 404 BC, following the death of Darius II, Egypt rebelled under Amyrtaeus.
Pada 404 SM, begitu Darius II mangkat, Mesir memberontak di bawah pimpinan Amyrtaeus. - She married Artaxerxes II, the oldest son of Darius II of Persia and his wife Parysatis.
Ia menikah dengan Artahsasta II, putra sulung Darius II dan istrinya Parysatis. - On the death of Darius II in 404 BC, Artaxerxes II was crowned king of Persia.
Pada saat kematian Darius II pada tahun 404 SM, Artahsasta II dinobatkan sebagai raja Persia. - Darius II of Persia, is mentioned by the contemporary historian Xenophon of Athens, in the Elephantine Papyri, and other sources.
Darius II dari Persia, disebut oleh sejarawan yang hidup sezaman dengannya, Xenophon dari Athena, dalam Naskah-naskah Elefantin, dan sumber-sumber lain. - In 414 BC, Tissaphernes was assigned by Darius II to suppress the rebellion of Pissuthnes, the Persian satrap of Asia Minor, and to take over his office.
Pada tahun 414 SM, Tissafernis ditugaskan oleh Darius II untuk menekan pemberontakan Pissuthnes, satrap Persia di Asia Hilir, dan untuk mengambil alih jabatannya. - In 408 BC, after the victories of Alcibiades leading to an Athenian resurgence, Darius II decided to continue the war against Athens and give strong support to the Spartans.
Pada tahun 408 SM, setelah kemenangan Alkibiades, Darius II memutuskan untuk melanjutkan perang melawan Athena dan memberikan dukungan kuat kepada Sparta. - During the war of succession after the reign of Darius II, which broke out in 404 BC, they revolted under Amyrtaeus and regained their independence.
Selama perang suksesi seusai masa pemerintahan Darius II, yang pecah pada 404 SM, bangsa Mesir memberontak di bawah pimpinan Amyrtaeus dan berhasil merebut kembali kemerdekaannya. - Probably Darius II wanted to establish good relations with an important noble family, from which Stateira was descended, because her brother Terituchmes married Amestris, a daughter of Darius II.
Mungkin Darius II ingin menjalin hubungan baik dengan keluarga bangsawan yang penting, darimana Stateira diturunkan, karena saudaranya Terituchmes menikahi Amestris, putri Darius II. - Probably Darius II wanted to establish good relations with an important noble family, from which Stateira was descended, because her brother Terituchmes married Amestris, a daughter of Darius II.
Mungkin Darius II ingin menjalin hubungan baik dengan keluarga bangsawan yang penting, darimana Stateira diturunkan, karena saudaranya Terituchmes menikahi Amestris, putri Darius II. - When in 413 BC, Athens supported the rebel Amorges in Caria, Darius II would not have responded had not the Athenian power been broken in the same year at Syracuse.
Ketika pada tahun 413 SM, Atena mendukung pemberontak Amorges di Caria, Darius II tidak berniat membalas kalau saja kekuasaaan Atena tidak dihancurkan pada tahun yang sama di Syracuse, Sisilia. - It is likely that Artaxerxes I and Darius II visited the country as well, although it is not attested, and did not prevent the Egyptians from feeling unhappy.
Ada kemungkinan bahwa Artahsasta I dan Darius II juga berkunjung ke Mesir, walaupun tidak disebut dalam sumber-sumber yang digunakan dalam artikel ini, dan tidak pula mampu mencegah merebaknya rasa tidak senang di kalangan rakyat Mesir. - In their view, the difference in name could be explained by the fact that kings at that time—including Artaxexres I, Darius II, Artaxerxes III, Darius III—had a throne name in addition to their personal name.
Dalam pandangan mereka, perbedaan nama dapat dijelaskan dari kenyataan bahwa raja-raja pada masa itu— termasuki Artaxexres I, Darius II, Artaxerxes III, Darius III—mempunyai nama tahta di samping nama pribadi mereka. - As a result of that event, Darius II gave orders to his satraps in Asia Minor, Tissaphernes and Pharnabazus, to send in the overdue tribute of the Greek towns and to begin a war with Athens.
Akibat kejadian tersebut, Darius II memberi perintah kepada para satrap di Asia Kecil, Tissaphernes dan Pharnabazus, untuk mengirimkan upeti-upeti yang lama tidak ditagih dari kota-kota Yunani serta mulai memerangi Atena. - Neither the names Xerxes II nor Sogdianus occur in the dates of the numerous Babylonian tablets from Nippur; here effectively the reign of Darius II follows immediately after that of Artaxerxes I. Historians know little about Darius II's reign.
Baik nama Xerxes II maupun Sogdianus tidak dicantumkan dalam tawarikh-tawarikh Babilonia yang ditemukan dalam jumlah banyak di Nippur; dalam catatan-catatan tersebut, pemerintahan Darius II langsung mengikuti Artahsasta I. Para sejarawan tidak mendapatkan banyak informasi dari pemerintahan Darius II. - Pharnabazus II is first recorded as satrap of this province in 413 BC, when he received orders from Darius II of Persia to send in the outstanding tribute of the Greek cities on the Ionian coast, tribute he had a hard time to obtain due to Athenian interference.
Farnabazos II pertama kali tercatat sebagai satrap provinsi ini pada tahun 413 SM, ketika, setelah menerima perintah dari Darius II dari Persia untuk mengirimkan upeti yang luar biasa dari kota-kota Yunani di pantai Ionia, dia, seperti Tissaphernes dari Karia, bernegosiasi dengan Sparta dan memulai perang dengan Athena.